Sungguh ironis bahwa Terry Jones atau Bob Old merasa memiliki perlindungan berdasarkan amandemen pertama untuk membakar kitab suci agama lain yang ia tidak percaya. Padahal semua muslim di AS dilindungi oleh undang-undang konstitusional yang sama. Hal ini akan memeberikan cela pada reputasi Amerika.
Menurut Ryanne, orang beragama menggunakan moral yang kuat dan nilai-nilai, namun sekarang orang mendiskreditkan keyakinan mereka karena bersifat menghakimi dan intoleransi. Salah satu dari banyak alasan mengapa kita memiliki pasukan di Irak dan Afghanistan adalah untuk melawan penindasan dan penganiayaan agama terhadap penduduk negara di negara tersebut. Namun, saat ini ternyata warga negara Amerika sendiri yang melecehkan agama lain.
Di Chicago, Mohammed Kaiseruddin, Dewan Direksi Pusat Ajaran Islam memberikan gambaran terhadap pembakaran Alquran yang sangat berbeda dengan nilai-nilai yang dianutnya. Ia mengatakan kepada Huffington Post hari ini, "Kami merasa seperti kita sudah menjadi korban. Ketika kami memegang Alquran, kami memperlakukannya dengan sangat hormat. Kami tidak pernah menaruh salinan Alquran di lantai. Sejak kecil, kami selalu mengingatkan anak-anak untuk menghormati kitab suci ini. Kami juga mengajarkan kepada mereka ketika selesai membaca Alquran, mereka menutup dan menciumnya, lalu menyimpannya". (Huffington Post/Mainecampus/Detroitnews/DES/IAN)
Tampilkan postingan dengan label al-qur'an. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label al-qur'an. Tampilkan semua postingan
Jumat, 17 September 2010
pembakaran al-qur'an
Pembakaran Alquran yang sebelumnya akan dilakukan oleh pendeta dari Florida Terry Jones, pada peringatan tragedi 11 September, urung dilaksanakan karena mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Namun ternyata oleh pendeta Bob Old dan Danny Allen. Mereka membakar Alquran di halaman belakang sebuah rumah di Springfileld, Amerika Serikat, Sabtu (11/9) silam.
Bob Old dan rekannya Danny Allen berdiri bersama di halaman belakang rumah tua. Mereka menyebut tindakan itu sebagai panggilan dari Tuhan. Mereka membakar dua salinan Quran dan satu teks Islam lainnya di depan segelintir orang, yang sebagian besar dari media.
Seperti dilansir Detroit News, ternyata pembakaran Alquran juga terjadi di Michigan. Sebuah Alquran dibakar di depan pusat ajaran Islam di kota tersebut.
Ryanne Nason, seorang cendekiawan Amerika Serikat, seperti dilansir sebuah koran lokal Mainecampus, Kamis (15/9), menyebut bahwa pembakaran yang dilakukan oleh sejumlah orang sangat menyedihkan dan memalukan. Di AS, negara yang dibentuk pada keyakinan kebebasan beragama, setiap orang diberikan hak untuk mempraktikkan agama yang mereka yakini, seperti Yudaisme, Islam, Kristen, atau tidak menganut agama sama sekali. Dengan membakar Alquran atau kitab suci agama lain, bayangan seluruh bangsa lain membuat AS adalah negara tanpa kelas dan tidak etis.
Sungguh ironis bahwa Terry Jones atau Bob Old merasa memiliki perlindungan berdasarkan amandemen pertama untuk membakar kitab suci agama lain yang ia tidak percaya. Padahal semua muslim di AS dilindungi oleh undang-undang konstitusional yang sama. Hal ini akan memeberikan cela pada reputasi Amerika.
Bob Old dan rekannya Danny Allen berdiri bersama di halaman belakang rumah tua. Mereka menyebut tindakan itu sebagai panggilan dari Tuhan. Mereka membakar dua salinan Quran dan satu teks Islam lainnya di depan segelintir orang, yang sebagian besar dari media.
Seperti dilansir Detroit News, ternyata pembakaran Alquran juga terjadi di Michigan. Sebuah Alquran dibakar di depan pusat ajaran Islam di kota tersebut.
Ryanne Nason, seorang cendekiawan Amerika Serikat, seperti dilansir sebuah koran lokal Mainecampus, Kamis (15/9), menyebut bahwa pembakaran yang dilakukan oleh sejumlah orang sangat menyedihkan dan memalukan. Di AS, negara yang dibentuk pada keyakinan kebebasan beragama, setiap orang diberikan hak untuk mempraktikkan agama yang mereka yakini, seperti Yudaisme, Islam, Kristen, atau tidak menganut agama sama sekali. Dengan membakar Alquran atau kitab suci agama lain, bayangan seluruh bangsa lain membuat AS adalah negara tanpa kelas dan tidak etis.
Sungguh ironis bahwa Terry Jones atau Bob Old merasa memiliki perlindungan berdasarkan amandemen pertama untuk membakar kitab suci agama lain yang ia tidak percaya. Padahal semua muslim di AS dilindungi oleh undang-undang konstitusional yang sama. Hal ini akan memeberikan cela pada reputasi Amerika.
Label:
al-qur'an
Rabu, 15 September 2010
Percaya nggak Al-Quran dapat menyembuhkan penyakit ?
aQ prcaya bahwa AL-QURan dpt mnyembuhkan pnyakit,,
nich ada dalil'y,,,
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَلاَ يَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ إِلاَّ خَسَارًا
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yg menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang2 yg beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang2 yg dzalim selain kerugian.”
Penyembuhan yg terkandung dlm Al-Qur`an bersifat umum meliputi penyembuhan hati dari berbagai syubhat kejahilan berbagai pemikiran yg merusak penyimpangan yg jahat dan berbagai tendensi yg batil. Sebab ia mengandung ilmu yakin yg dengan akan musnah tiap syubhat dan kejahilan. Ia merupakan pemberi nasehat serta peringatan yg dengan akan musnah tiap syahwat yg menyelisihi perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di samping itu Al-Qur`an juga menyembuhkan jasmani dari berbagai penyakit.
nich ada dalil'y,,,
وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَلاَ يَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ إِلاَّ خَسَارًا
“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yg menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang2 yg beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang2 yg dzalim selain kerugian.”
Penyembuhan yg terkandung dlm Al-Qur`an bersifat umum meliputi penyembuhan hati dari berbagai syubhat kejahilan berbagai pemikiran yg merusak penyimpangan yg jahat dan berbagai tendensi yg batil. Sebab ia mengandung ilmu yakin yg dengan akan musnah tiap syubhat dan kejahilan. Ia merupakan pemberi nasehat serta peringatan yg dengan akan musnah tiap syahwat yg menyelisihi perintah Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di samping itu Al-Qur`an juga menyembuhkan jasmani dari berbagai penyakit.
Label:
al-qur'an
Penyeragaman Versi Bacaan Quran, Karena Wahyu atau Politik?
'Qiraah' atau 'qiraat' adalah cara membaca. Gaya membaca. Qurra' adalah
ahli membaca Qur'an. Untuk jelasnya barangkali bisalah disamakan dengan cara
bahasa Inggeris diucapkan oleh orang-orang Amerika, orang Inggris sendiri,
Um.ar ibn al-Khattab dan Hisham ibn Hakim suatu saat berbeda di dalam qira'ah sebuah ayat dari al-Furqan. `Umar yang telah mempelajari ayat tersebut langsung dari Rasulullah saw, bertanya kepada Hisham siapa yang mengajarkannya. Hisham menjawab: "Rasulullah saw." Kemudian mereka pergi bertemu Rasulullah saw dan melaporkan permasalahan yang dihadapi. Ketika kedua-duanya menyampaikan bacaan masing-masing, Rasulullah saw mengatakan bahwa keduadua tersebut adalah benar{Ibn Hajar al-`Asqalani, Fath al-Bari, 9: 30-31.}
Jadi, qira'ah diwarisi dari Nabi. Tidak ada qira'ah yang berasal dari ruang yang vakum atau hasil dari dugaan para innovator. Ketika qira'ah yang otoritatif lebih dari satu, sumber dari banyaknya qira'ah ini dapat ditelusuri ke Rasulullah saw. Pada zaman para sahabat, sebuah buku muncul dengan judul banyaknya qira'ah. Ketika waktu berkembang, perbandingan qira'ah diantara para Qurra' terkenal dari berbagai negeri dan berkulminasi di karya Ibn Mujahid{Muhammad Mustata al-A`zami, The History of the Qur'anic Text, 152-53. }
penyeragaman itu dilakukan karena adanya kesalahan membaca Quran
muncul beragam bacaan yang berbeda akibat absennya titik dan harakat (scripta defectiva). Misalnya bentuk present (mudhari’) dari kata a-l-m bisa dibaca yu’allimu, tu’allimu, atau nu’allimu atau juga menjadi na’lamu, ta’lamu atau bi’ilmi. Yang lebih musykil adalah perbedaan kosakata akibat pemahaman makna, dan bukan hanya persoalan absennya titik dan harakat. Misalnya, mushaf Ibn Mas’ud berulangkali menggunakan kata “arsyidna” ketimbang “ihdina” (keduanya berarti “tunjuki kami”) yang biasa didapati dalam mushaf Uthmani. Begitu juga, “man” sebagai ganti “alladhi” (keduanya berarti “siapa”). Daftar ini bisa diperpanjang dengan kata dan arti yang berbeda, seperti “al-talaq” menjadi “al-sarah” (Ibn Abbas), “fas’au” menjadi “famdhu” (Ibn Mas’ud), “linuhyiya” menjadi “linunsyira” (Talhah), dan sebagainya. Untuk mengatasi varian-varian bacaan yang semakin liar, pada tahun 322 H, Khalifah Abbasiyah lewat dua orang menterinya Ibn Isa dan Ibn Muqlah, memerintahkan Ibn Mujahid (w. 324 H) melakukan penertiban. Setelah membanding-bandingkan semua mushaf yang ada di tangannya, Ibn Mujahid memilih tujuh varian bacaan dari para qurra ternama, yakni Nafi (Madinah), Ibn Kathir (Mekah), Ibn Amir (Syam), Abu Amr (Bashrah), Asim, Hamzah, dan Kisai (ketiganya dari Kufah). Tindakannya ini berdasarkan hadis Nabi yang mengatakan bahwa “Alquran diturunkan dalam tujuh huruf.”
ahli membaca Qur'an. Untuk jelasnya barangkali bisalah disamakan dengan cara
bahasa Inggeris diucapkan oleh orang-orang Amerika, orang Inggris sendiri,
Um.ar ibn al-Khattab dan Hisham ibn Hakim suatu saat berbeda di dalam qira'ah sebuah ayat dari al-Furqan. `Umar yang telah mempelajari ayat tersebut langsung dari Rasulullah saw, bertanya kepada Hisham siapa yang mengajarkannya. Hisham menjawab: "Rasulullah saw." Kemudian mereka pergi bertemu Rasulullah saw dan melaporkan permasalahan yang dihadapi. Ketika kedua-duanya menyampaikan bacaan masing-masing, Rasulullah saw mengatakan bahwa keduadua tersebut adalah benar{Ibn Hajar al-`Asqalani, Fath al-Bari, 9: 30-31.}
Jadi, qira'ah diwarisi dari Nabi. Tidak ada qira'ah yang berasal dari ruang yang vakum atau hasil dari dugaan para innovator. Ketika qira'ah yang otoritatif lebih dari satu, sumber dari banyaknya qira'ah ini dapat ditelusuri ke Rasulullah saw. Pada zaman para sahabat, sebuah buku muncul dengan judul banyaknya qira'ah. Ketika waktu berkembang, perbandingan qira'ah diantara para Qurra' terkenal dari berbagai negeri dan berkulminasi di karya Ibn Mujahid{Muhammad Mustata al-A`zami, The History of the Qur'anic Text, 152-53. }
penyeragaman itu dilakukan karena adanya kesalahan membaca Quran
muncul beragam bacaan yang berbeda akibat absennya titik dan harakat (scripta defectiva). Misalnya bentuk present (mudhari’) dari kata a-l-m bisa dibaca yu’allimu, tu’allimu, atau nu’allimu atau juga menjadi na’lamu, ta’lamu atau bi’ilmi. Yang lebih musykil adalah perbedaan kosakata akibat pemahaman makna, dan bukan hanya persoalan absennya titik dan harakat. Misalnya, mushaf Ibn Mas’ud berulangkali menggunakan kata “arsyidna” ketimbang “ihdina” (keduanya berarti “tunjuki kami”) yang biasa didapati dalam mushaf Uthmani. Begitu juga, “man” sebagai ganti “alladhi” (keduanya berarti “siapa”). Daftar ini bisa diperpanjang dengan kata dan arti yang berbeda, seperti “al-talaq” menjadi “al-sarah” (Ibn Abbas), “fas’au” menjadi “famdhu” (Ibn Mas’ud), “linuhyiya” menjadi “linunsyira” (Talhah), dan sebagainya. Untuk mengatasi varian-varian bacaan yang semakin liar, pada tahun 322 H, Khalifah Abbasiyah lewat dua orang menterinya Ibn Isa dan Ibn Muqlah, memerintahkan Ibn Mujahid (w. 324 H) melakukan penertiban. Setelah membanding-bandingkan semua mushaf yang ada di tangannya, Ibn Mujahid memilih tujuh varian bacaan dari para qurra ternama, yakni Nafi (Madinah), Ibn Kathir (Mekah), Ibn Amir (Syam), Abu Amr (Bashrah), Asim, Hamzah, dan Kisai (ketiganya dari Kufah). Tindakannya ini berdasarkan hadis Nabi yang mengatakan bahwa “Alquran diturunkan dalam tujuh huruf.”
Label:
al-qur'an
Kehebatan Membaca Al-Quran?
Saya di-forward email ini dari ayah saya... Dan saya ingin share di sini,, semoga bermanfaat untuk kita semua...
"Kehebatan Membaca Al-Quran"
Hasil penelitian Universitas Al-Azhar mengungkapkan bahwa membaca Al-Quran dapat meningkatkan kinerja otak dan mempertajam ingatan sampai 80% karena ada 3 aktivitas yang baik bagi otak pada saat bersamaan yaitu melihat, mendengar, dan membaca. Waktu yangg bagus untuk membaca alqur’an setelah shalat Shubuh dan Maghrib, karena di kedua waktu tersebut otak dalam keadaan refresh karena penggantian waktu dari terang ke gelap dan dari gelap ke terang.
Selain itu dalam penelitian lainnya Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.
Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Al-Quran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang men dengarkannya.
Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur’an.
Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Quran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Quran.
Al-Quran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Quran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.
Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Quran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).
Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Quran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).
Atau juga, “Dan Kami telah menurunkan dari Al-Quran, suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (Q.S.17:82).
Atau, “Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah-lah hati menjadi tentram” (Q.S. 13: 28).
"Kehebatan Membaca Al-Quran"
Hasil penelitian Universitas Al-Azhar mengungkapkan bahwa membaca Al-Quran dapat meningkatkan kinerja otak dan mempertajam ingatan sampai 80% karena ada 3 aktivitas yang baik bagi otak pada saat bersamaan yaitu melihat, mendengar, dan membaca. Waktu yangg bagus untuk membaca alqur’an setelah shalat Shubuh dan Maghrib, karena di kedua waktu tersebut otak dalam keadaan refresh karena penggantian waktu dari terang ke gelap dan dari gelap ke terang.
Selain itu dalam penelitian lainnya Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.
Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan. Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Al-Quran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.
Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang men dengarkannya.
Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Alqur’an.
Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Quran dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Alqur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Alquran dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Quran.
Al-Quran memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Quran dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.
Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Quran. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Alquran lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Alquran memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).
Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Quran, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).
Atau juga, “Dan Kami telah menurunkan dari Al-Quran, suatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian” (Q.S.17:82).
Atau, “Ingatlah, hanya dengan berdzikir kepada Allah-lah hati menjadi tentram” (Q.S. 13: 28).
Label:
al-qur'an
Jumat, 10 September 2010
REALISASIKAN.!! DAN BUKTIKAN ..!!
ADA 2 CARA AMPUH DALAM MELAWAN KAFIR HARBY DIDUNIA MAYA
1.saya takkan pernah bosan menyampaikan hal ini.
keluarlah sekarang juga dari grup2 sampah para kafir harby,ini bagian dari perlawanan kita. bagaimana jika grup2/page mereka sepi dari member muslim.itu yg harus kita galakkan. dan kampanyekan dimana saja.
2. laporkan setiap akun fb,grup/page penghujat islam.dan jangan sekalipun bergabung didalamnya. jika anda bergabung,apapun alasannya. itu yg mereka sukai dan mereka cita-citakan.
dan bagaimanapun cara anda melawan mereka dipage/grup2 sampah mereka itu takkan membuahkan hasil sedikitpun. ingat SIA-SIA.
MARI MULAI SAAT INI UBAH POLA PIKIR ANDA SEMUA,TAKKAN ADA CARA LAIN YG AMPUH DARI KEDUA CARA DIATAS. PERCAYA DAN YAKINLAH. JIKA SEMUA KITA MELAKUKAN HAL DIATAS. INSYA ALLAH LAMBAT LAUN. MEREKA PASTI K.O DAN DGN SENDIRINYA GRUP/PAGE MEREKA AKAN TUTUP.
SEKALI LAGI SAYA TEKANKAN.MARI BEKERJA SAMA,BERSATULAH KAUM MUSLIMIN.
REALISASIKAN DAN BUKTIKAN SENDIRI..!
1.saya takkan pernah bosan menyampaikan hal ini.
keluarlah sekarang juga dari grup2 sampah para kafir harby,ini bagian dari perlawanan kita. bagaimana jika grup2/page mereka sepi dari member muslim.itu yg harus kita galakkan. dan kampanyekan dimana saja.
2. laporkan setiap akun fb,grup/page penghujat islam.dan jangan sekalipun bergabung didalamnya. jika anda bergabung,apapun alasannya. itu yg mereka sukai dan mereka cita-citakan.
dan bagaimanapun cara anda melawan mereka dipage/grup2 sampah mereka itu takkan membuahkan hasil sedikitpun. ingat SIA-SIA.
MARI MULAI SAAT INI UBAH POLA PIKIR ANDA SEMUA,TAKKAN ADA CARA LAIN YG AMPUH DARI KEDUA CARA DIATAS. PERCAYA DAN YAKINLAH. JIKA SEMUA KITA MELAKUKAN HAL DIATAS. INSYA ALLAH LAMBAT LAUN. MEREKA PASTI K.O DAN DGN SENDIRINYA GRUP/PAGE MEREKA AKAN TUTUP.
SEKALI LAGI SAYA TEKANKAN.MARI BEKERJA SAMA,BERSATULAH KAUM MUSLIMIN.
REALISASIKAN DAN BUKTIKAN SENDIRI..!
Label:
al-qur'an
al qur'an di bakar
Rencana Pembakaran Al-Quran Ditunda
Florida, CyberNews. Pendeta Amerika Serikat yang mengancam membakar Al-Quran pada peringatan 9/11 menyatakan rencananya tidak dibatalkan, tapi ''ditunda''.
Jones semula menyatakan kepada wartawan bahwa imam Muhammad Musri mengatakan sebuah Islamic Centre di dekat Ground Zero akan dipindahkan. Namun, Musri kemudian menyatakan belum ada kesepakatan seperti itu.
Pendeta Terry Jones mengatakan dia merasa ditipu dan mungkin mempertimbangkan keputusannya untuk membatalkan protes yang dia rencanakan.
Jones, pendeta di Dove World Outreach Center in Gainesville, Florida, yang beranggotakan kurang dari 50 anggota, telah menyatakan hari Sabtu (11/9) sebagai ''Hari Bakar Quran Internasional.
Menambah-nambahi
Hari Kamis (9/9), dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah menghabiskan waktu berhari-hari menunggu pertanda dari Tuhan.
Pertanda itu, dia tambahkan, telah datang ketika para pemimpin rencana proyek Islamic Cultural Centre di New York setuju untuk memindahkan dari Ground Zero, lokasi bekas Menara Kembar yang diseruduk pesawat yang diambil alih pembajak dalam Serangan 11 September 2001.
Dengan demikian, dia menyatakan dia kini membatalkan rencana dan menyeru pendukungnya agar mengikutinya. Namun, belakangan, imam yang bertanggungjawab atas pusat Islam di New York tersebut, Imam Feisal Abdul Rauf, mengatakan dia belum berbicara dengan Jones, atau pun Musri mengenai isu tersebut.
Musri, dari kelompok warga muslim Islamic Society of Central Florida, menyatakan Jones ''menambah-nambahi kata-katanya'' ketika dia menggelar konferensi pers yang dia adakan.
Dia mengatakan dia hanya setuju bahwa dia dan Jones akan terbang ke New York hari Sabtu dan berembuk dengan para pemuka proyek pusat Islam.
Jones menanggapinya dengan mengatakan: ''Mengingat yang kita kini dengar, kami terpaksa memikirkan ulang keputusan kami, sehingga untuk saat ini, kami tidak membatalkan acara, tapi menangguhkannya.''
Dia juga mengatakan dia mengharapkan Musri agar ''memegang kata-katanya'' dan mengharapkan ''imam di New York agar memperkuat salah satu dari pengikutnya''.
Dalam perkembangan lain, Menteri pertahanan AS Robert Gates telah menelepon pendeta gereja sekte evangeli dan meminta dia membatalkan protes hari Sabtu.
Florida, CyberNews. Pendeta Amerika Serikat yang mengancam membakar Al-Quran pada peringatan 9/11 menyatakan rencananya tidak dibatalkan, tapi ''ditunda''.
Jones semula menyatakan kepada wartawan bahwa imam Muhammad Musri mengatakan sebuah Islamic Centre di dekat Ground Zero akan dipindahkan. Namun, Musri kemudian menyatakan belum ada kesepakatan seperti itu.
Pendeta Terry Jones mengatakan dia merasa ditipu dan mungkin mempertimbangkan keputusannya untuk membatalkan protes yang dia rencanakan.
Jones, pendeta di Dove World Outreach Center in Gainesville, Florida, yang beranggotakan kurang dari 50 anggota, telah menyatakan hari Sabtu (11/9) sebagai ''Hari Bakar Quran Internasional.
Menambah-nambahi
Hari Kamis (9/9), dia mengatakan kepada wartawan bahwa dia telah menghabiskan waktu berhari-hari menunggu pertanda dari Tuhan.
Pertanda itu, dia tambahkan, telah datang ketika para pemimpin rencana proyek Islamic Cultural Centre di New York setuju untuk memindahkan dari Ground Zero, lokasi bekas Menara Kembar yang diseruduk pesawat yang diambil alih pembajak dalam Serangan 11 September 2001.
Dengan demikian, dia menyatakan dia kini membatalkan rencana dan menyeru pendukungnya agar mengikutinya. Namun, belakangan, imam yang bertanggungjawab atas pusat Islam di New York tersebut, Imam Feisal Abdul Rauf, mengatakan dia belum berbicara dengan Jones, atau pun Musri mengenai isu tersebut.
Musri, dari kelompok warga muslim Islamic Society of Central Florida, menyatakan Jones ''menambah-nambahi kata-katanya'' ketika dia menggelar konferensi pers yang dia adakan.
Dia mengatakan dia hanya setuju bahwa dia dan Jones akan terbang ke New York hari Sabtu dan berembuk dengan para pemuka proyek pusat Islam.
Jones menanggapinya dengan mengatakan: ''Mengingat yang kita kini dengar, kami terpaksa memikirkan ulang keputusan kami, sehingga untuk saat ini, kami tidak membatalkan acara, tapi menangguhkannya.''
Dia juga mengatakan dia mengharapkan Musri agar ''memegang kata-katanya'' dan mengharapkan ''imam di New York agar memperkuat salah satu dari pengikutnya''.
Dalam perkembangan lain, Menteri pertahanan AS Robert Gates telah menelepon pendeta gereja sekte evangeli dan meminta dia membatalkan protes hari Sabtu.
Label:
al-qur'an
Langganan:
Postingan (Atom)